Dining Nook: Alternatif Tempat Makan yang Hemat Ruang

Ruang makan menjadi salah satu unsur penting yang menurut gue harus ada di dalam sebuah rumah. Tapi ruang makan itu sendiri sekarang sudah nggak terlalu menjadi tempat yang dikhususkan untuk makan. Walaupun ruang makan itu ada, kadang fungsinya ada yang berubah hanya menjadi tempat menyimpan makanan. Sementara itu tempat makan bisa di mana saja.

Ketika anggota keluarganya sibuk dengan urusan masing-masing, ada yang menjadikan ruang makan sebagai tempat untuk mengumpulkan anggota keluarganya. Mengetahui kabar masing-masing, kegiatan yang sedang dilakukan, dan lain-lain. Namun ketika sudah nggak melakukannya lagi, tapi nggak menggantinya dengan kegiatan lain untuk mengumpulkan anggota keluarganya, komunikasi bisa terhambat atau putus sama sekali.

Ada yang meletakkan meja makan di dapur, atau mempunyai dua meja makan. Meja makan di ruang makan yang sebenarnya dan meja kecil di dapur, tapi lebih sering menggunakan meja makan yang berada di dapur. Apalagi untuk keluarga muda yang baru menikah, meja makan yang besar rasanya belum dirasa perlu. Meja makan yang diletakkan dekat dengan dapur bisa dipilih menjadi alternatif untuk menghemat ruang.

Meja makan yang gue rasa sangat cocok untuk keluarga muda ketika baru memiliki rumah adalah model dining nook. Gue sangat suka dining atau breakfast nook, karena bisa menghemat tempat.

e47e32269d57a471fb6571e46768fd21

Seperti lagi makan di restoran ya?/via thebookofsecrets

Mau diletakkan di atau dekat dapur, penempatannya yang melekat di dinding atau jelas bisa menambah luas area di sekitarnya. Kita bisa memanfaatkan area seminimal mungkin tanpa harus membuat ruangan terlihat sempit. Posisinya yang berada di dapur bisa sekaligus dijadikan sebagai tempat makan dan mengobrol dengan orang yang memasak di dapur.

Walaupun namanya dining nook, fungsinya bisa saja bukan untuk tempat makan. Dengan memanfaatkan ruang di bawah kursi, kita bisa membuat ruang kosong untuk meletakkan boks atau kompartemen kecil.

Selain di bawah kursi, rak juga bisa dijadikan tempat penyimpanan. Untuk menjadikannya lebih menarik dan mengakrabkan anggota keluarga, buku atau berbagai macam permainan bisa diletakkan di rak tersebut. Tempat makan ini pun bisa dimanfaatkan menjadi tempat untuk sekadar mengobrol, membaca, atau bermain.

Kalau nggak mau menempatkannya di dapur, memanfaatkan ruang kosong seperti di bawah tangga juga nggak masalah. Terlihat kecil tapi justru menjadi area yang menarik mata.

Rumah kecil juga nggak masalah ketika menjadikan dining nook sebagai ajang membuat ruangan menjadi lebih terang dan luas dengan menggunakan furnitur berwarna-warni.

Warna dasar ruangan yang serbaputih dicampur dengan kursi dan bantal yang berwarna-warni membuat ruangan jadi lebih luas. Meletakkan lukisan yang senada dengan warna kursi juga membuat ruangan nggak terasa kosong. Asalkan bisa memanfaatkan ruangan semaksimal mungkin, dining nook bisa banget menjadi alternatif ruang makan yang nggak memakan banyak tempat tapi tetap nyaman dan fungsional.

Memang rumah-rumah di Indonesia nggak biasa dengan dining nook, tapi gue rasa ini bisa banget menjadi ide untuk yang punya rumah kecil atau ingin menambahkan area tempat makan di dekat dapur tapi bukan meja makan besar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s