“Aib” Kumpulan Cerita Masa Lalu

Inspirasi bisa datang dari mana saja.

Kita sudah sering banget dengar pernyataan itu, kan? Dan ya, gue akui benar adanya. Untuk menulis fiksi, kadang ide yang muncul bisa random banget. Karena itu, biasanya gue akan langsung “mencatat” ide itu di kepala kemudian mengembangkannya juga di kepala dulu. Mulai dari tokoh, jalan cerita, sampai dialog. Makanya dulu gue jarang atau bahkan nggak pernah bikin outline cerita.

img_20161022_121046

Buku kumpulan cerita pertama. Can you see Buffy there?

Gue sebelumnya sudah bilang di sini bahwa waktu SMP gue pernah membuat kumpulan cerita di satu buku tulis. Ceritanya terinspirasi dari drama Jepang dan serial TV Amerika yang populer banget saat itu.

Drama Jepang booming banget di era 90-an. Salah satu drama yang sangat gue suka dan bahkan gue tulis lagi jalan ceritanya per episode (oke, nggak lengkap dari episode 1 juga) adalah Rindu Rindu Aizawa. Drama ini tayang ketika gue SD. Sampai sekarang gue masih sedikit ingat lagu temanya yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Gue nggak akan membahas drama itu jadi kalau mau tahu ceritanya tentang apa, sok atuh dicari sendiri. Menurut gue, itu cerita yang mengharukan dan penuh konflik banget apalagi untuk anak-anak. Tokoh utamanya menderita banget sejak kecil, itu yang paling gue ingat.

Kemudian masa-masa SMP mulai dihiasi dengan Long Vacation, Love Generation, Strawberry Shortcake, dan banyak judul lain yang nggak gue ingat walaupun gue masih ingat cerita-ceritanya. Karena gue juga suka baca manga, cerita yang gue buat sangat berkiblat ke drama dan manga. Dari nama tokoh, alur cerita, sampai gaya bercerita.

Serial TV Amerika juga nggak lepas menjadi pengaruh tulisan dan ide cerita yang gue buat. The X-Files, Buffy and the Vampire Slayer, Smallville, Charmed, dan serial lain yang buat gue sempat bermimpi untuk kuliah Sastra Inggris karena gue mau banget ngerti bahasa Inggris tanpa harus baca terjemahan.

Kali ini gue hanya akan memperlihatkan sedikit “aib” gue itu. Gue akan menulis tentang pengalaman menulis gue di edisi Writing selanjutnya.

img_20161021_213439

I am so embarassed when I read this again.

Gue mikir-mikir banget sebenarnya untuk memajang hasil karya gue yang memalukan itu hahaha. See, karena suka banget dengan Rindu Rindu Aizawa, gue bahkan menggunakan nama Suzu sebagai tokoh utama cerita (dan nama-nama Jepang lainnya).

img_20161021_213507

It’s a mess. Bahasa Inggris pun semampunya banget (semampunya salah).

Yah, seenggaknya gue lumayan pede memperlihatkan hasil karya acak-acakan ini ke teman-teman gue walaupun berantakan banget :D.

Do you remember your very first story?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s