I Have a Secret Crush on Vintage Skirts (Part 1)

I’m rarely wearing skirt, but I do love them.

Rok adalah pakaian yang sangat jarang gue pakai. Bukan karena nggak suka, tapi kadang gue merasa nggak cocok. Tinggi gue nggak sampai 150 cm (atau pas 150? pendek yah…) dan kadang nggak pede kalau pakai rok panjang (karena gue pakai hijab). Sebelum pakai hijab pun sudah jarang juga pakai rok. Zaman sekolah hanya pakai rok sekolah, sementara awal kuliah sampai semester 3 sebelum pakai hijab, gue nggak pernah pakai rok. Bahkan sekarang pun pakai rok di acara tertentu aja, seperti acara pernikahan dan Lebaran.

Tapi gue merasa pede kalau pakai rok bentuk tertentu, misalnya A-line dan maxi. And I love vintage. Rok vintage pun jadi gaya rok favorit gue.

Let’s see vintage skirts from 1900’s to 1990’s. Which era do I really like?

  • 1900’s

If you like to read or watch historical fiction genre, you will familiar with this style. It’s also called Edwardian fashion.

Pakaian perempuan saat zaman ini memang kebanyakan berupa dress, dan korset adalah “ikon” penunjang fashion perempuan kala itu. Pakaian mereka lumayan ribet, karena untuk setiap acara dan waktu memiliki jenis pakaiannya masing-masing. Mulai dari morning dress, evening dress, sampai casual dress yang mereka gunakan ketika hanya sedang bersantai. Sementara itu rok yang mereka pakai adalah rok panjang yang lebar atau model lurus yang tidak ketat ditemani dengan (kebanyakan) blus lengan panjang dan terkadang sarung tangan.

article-0-141251f5000005dc-890_470x716

  • 1910’s

 

 

 

 

 

 

 

 

Rok di tahun 1910-an belum jauh berbeda dengan tahun 1900-an. Rok yang digunakan masih bermodel lebar, berlapis, dan high waist. Model rok seperti ini sebenarnya awal dari perkembangan fashion yang lebih bebas dan nyaman (padahal penggunaan korset justru menyiksa yah…).

Tapi di akhir 1910-an, roknya mulai berevolusi menjadi lebih simpel dan tanpa banyak aksen, lipit, dan nggak menggunakan renda. Kalau memakainya di zaman sekarang kelihatan jadul banget yah, kuno dan monoton. Tapi menurut gue kalau dipadupadankan dengan atasan yang sesuai, hasilnya jadi klasik.

  • 1920’s
bf3bcf0d52c7cc53df487fd6c4285a3c

From high waisted to drop waisted.

Tahun ini disebut sebagai flapper era. Rok yang melambai-lambai dengan model yang simpel dan terkadang dihiasi sulaman dan bordir menjadi tren di era ini. Dan yang paling membuat gaya rok di era ini berbeda adalah panjangnya. Panjang rok mulai didesain 3 cm di atas pergelangan kaki. Bukan cuma gaya busananya aja, gaya rambut dan perilaku perempuan di era ini mulai berubah jauh dari gaya di era-era sebelumnya yang konservatif.

7453495652_bdc9aa5054_z

Panjang rok berubah drastis dari era sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • 1930’s
d7ec696032fe91fc73ecb872a4fbad28

Oops, we’re back to the modest hemlines./via Pinterest

Yang sebelumnya model drop waist dengan panjang rok yang hampir di atas lutut, di era ini panjang rok kembali seperti di tahun 1910-an dengan model yang simpel dan pas di badan.

  • 1940’s

1940-travel-suit-ann-sheridan

Perkembangan rok di era ini dipengaruhi oleh Perang Dunia. Untuk menghemat bahan; model, warna, dan panjang rok ditentukan. Karena itu awal 1940-an model roknya kebanyakan adalah A-line simpel tanpa saku dengan warna-warna gelap.

Setelah perang berakhir, warna rok mulai bervariasi menjadi lebih cerah dengan model rok yang lebih berisi dan lebar untuk memberi ruang gerak.

Tahun 1947, Christian Dior mengeluarkan desain-desain koleksinya untuk pertama kali yang ia beri nama Corolle line. Tapi oleh media Amerika, koleksi Dior ini disebut “New Look” yang kemudian lebih dikenal oleh publik dan dunia fashion.

968f276e92b0f22899be0e04573780cf

I like this era’s styles./via Pinterest

d45e61e307398d5da7f9399faddbdda2

Akhir tahun 1940-an variasi rok semakin “mewah”. Rok dengan saku diperbolehkan, motifnya pun bervariasi dengan tambahan sulaman dan renda. Atasan yang dikenakan juga disesuaikan dengan rok yang mereka pakai.

bersambung

Advertisements

One thought on “I Have a Secret Crush on Vintage Skirts (Part 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s